Cristiano Ronaldo Semakin Uzur, Bukan Lagi Sang Raja Dribble

Di usia 32 tahun ada statistik yang menunjukkan kemampuannya menurun drastis, terutama soal dribble melewati lawan. Musim ini jumlah dribble sukses CR7 tergolong rendah; bahkan hanya seperempat dari angka keberhasilan Lionel Messi. Apakah ini tanda-tanda era keemasan Ronaldo bakal pudar?
Empat Ballon dOr. Tidak ada yang membantah kehebatan Cristiano Ronaldo. Ia adalah satu-satunya sosok yang mampu berkompetisi dengan pemai terbaik era ini, Lionel Messi. Bahkan di usia seperti sekarang, Ronaldo masih bertarung untuk gelar pichichi (pencetak gol terbanyak Liga Spanyol).
Saat ini, total gol Cristiano Ronaldo mencapai 19 gol. Angka ini lebih baik daripada siapapun di Liga Spanyol, kecuali dari duo Barca yang memimpin. Ada Lionel Messi yang menorehkan 25 gol, dan Luis Suarez yang punya dua angka lebih sedikit. Artinya, Ronaldo masih merupakan mesin pencetak gol yang ulung.
Namun dari segi performa individual, ada yang melorot dari Cristiano Ronaldo. Yaitu soal dribble sukses. Selama ini, ia dikenal sebagai winger yang menusuk dari sisi kiri, melewati lawan, lantas mencetak gol luar biasa. Belakangan, posisi Ronaldo semakin digeser ke tengah, menjadi semacam nomor sembilan, bergantian peran dengan Karim Benzema.

Penempatan posisi Ronaldo sebagai penyerang tengah memang tidak salah. Faktanya berdasarkan statistik Squawka, dribble sukses CR7 sepanjang musim ini hanyalah 17 kali. Jumlah ini setara dengan John Stones, bek tengah Manchester City yang tugasnya bertarung di zona pertahanan.
Lalu bagaimana dengan Lionel Messi? Si Nomor 10 Barcelona yang disebut-sebut sebagai rival abadi Ronaldo ini terbukti sukses dalam 71 dribblenya. Jumlah dribbel sukses Messi ini bahkan lebih dari empat kali lipat milik Cristiano Ronaldo.
Messi sendiri adalah sayap kanan Barcelona, yang hingga kini punya trade mark maut, mengiris sisi kiri pertahanan lawan, menuju tengah kotak penalti, dan mencetak gol dari cara tersebut, sehingga wilayah kiri hingga tengah pertahanan lawan disebut zona Messi.
Melihat jumlah dribble sukses Cristiano Ronaldo, tidak salah jika kita berkata, era Ronaldo meneror pertahanna lawan dengan kecepatan dan skillnya mulai pudar. Tapi toh, CR7 tetap maut dalam aspek lain, yaitu soal menyelesaikan peluang.

milan2012.org interwin Sumber: Sidomi